Cerita Horor Rumah Berhantu di Ibu Kota Part 1

PERJALANAN BERMALAM DI RUMAH ANGKER IBU KOTA

Hay , perkenalkan nama saya Feby umur saya sekarang 21 tahun , kali ini saya akan membagikan cerita tentang pengalaman pribadi saya saat merantau di Ibu kota Jakarta , gambaran kota Jakarta di mata saya adalah kota yang padat , keras dan tentunya modern , berat hati ketika saya harus mau tidak mau berangkat ke Jakarta di karenakan tuntutan kerjaan yang , oh iya saya kerja di suatu perusahaan yang bekerja di bidang jasa konstruksi bangunan , saya udah memulai karier saya disini kurang lebih 4 tahun , banyak banget pengalaman yang bisa saya dapetin selama bekerja di sini , dari pahit manis , senang dan duka , serta rasa ingin menyerah itu ada.

Balik membahas sebuah cerita yang ingin saya bagi selama di Jakarta , hari pertama datang , saya selalu khawatir dan was was ketika datang di sini , takut akan kejahatan yang menghantui . Mungkin karena saya sering melihat berita di Media dan Televisi yang selalu menyiarkan akan pembunuhan dan kejahatan yang sering terjadi di sini membuat saya parno , oh iya saya ke Jakarta menggunakan angkutan umum Kereta Api Indonesia , turun di Stasiun Gambir. Sesampainya di Stasiun Gambir yang berada di Jakarta Pusat , tidak perlu menunggu lama saya di jemput oleh rekan kantor , di antar kesebuah rumah milik atasan saya , rumah yang cukup luas dengan 3 lantai itu hanya di tinggali 2 orang saja , yaitu ART dan seorang driver , rumah tersebut berletak di suatu perumahaan elite di kawasan Jakarta Barat. Sampai di depan rumah banyak sekali spanduk Makelar / Jasa penjual rumah menempel di pagar rumah tersebut. 1 hal yang ada pikiran saya, mungkin asalan rumah ini tidak di gunakan atasan saya di karenakan ingin di jual , karena saya memang suka investasi tanah dan rumah. 

Ketika pertama masuk tidak ada hal yang aneh dalam rumah ini , seperti rumah pada umumnya , saya di sambut dan antar oleh ART rumah tersebut , oh iya nama ART tersebut adalah Mbok Yem saya gak tahu nama panjanganya siapa yang jelas , orang kantor sudah kenal dan akrab dengan nama tersebut , Mbok Yem yang sudah masuk umur kurang lebih 55 tahunan ini memiliki fisik yang udah rentan , namun masih sehat dan lincah , namun penglihatan dan pendengarnya sudah mulai berkurang , Mbok yem asli dari salah satu kota di Jawa Tengah ini sudah lama menunggu rumah ini , yaitu mulai dari tahun 2004 dan sekarang adalah tahun 2019 berarti sudah 15 tahun Mbok Yem tinggal dirumah ini , tentu beliau sudah mengetahui jelas seluk beluk rumah ini , konon katanya dulu sebelum di buat perumahan tanah ini adalah bekas rawa , jelas terlihat dari air yang ada disini juga sih karena walaupun sudah menggunakan saringan bau air ini jelas jauh dari layak kosumsi.

Malam pertama saya lalui dalam rumah ini tidak ada yang aneh dalam rumah ini , karena saya langsung tertidur ketika malam hari , mungkin karena fisik saya lelah setelah perjalanan jauh dari kota rumah saya tinggal yang memakan waktu hampir 11 jam. Keesokan harinya saya mulai masuk kerja , disini banyak sekali orang orang baru yang belum pernah saya kenal , oh iya saya orangnya agak pemalu dan jarang bisa akrab dengan orang baru , saya juga tidak bisa publik speaking karena saya sering merasa di hakimi ketika saya bicara di depan orang banyak , hal inilah yang menjadi tantangan buat saya ketika saya harus bertemu orang banyak di Kota Jakarta ini. 

Tepat pukul 09.00 satu persatu orang kantor absen dan duduk pada mejanya masing masing , ku perkenalkan diri saya kepada setiap orang yang masuk ke dalam kantor itu , kebetulan meja saya dekat dengan pintu , saya mencari meja yang tepat di depan AC hehehe , karena saya pikir kota ini panas , namun saya salah ternyata kota ini tidak lebih panas dari kota kantor saya berada , suhu di kota ini berada di antara 36 / 37C suhu ini jauh lebih rendah dari pada kota kantor saya berada yang mencapai suhu 40 / 41C. Setelah semuanya masuk di kantor ternyata hanya ada 2 orang yang asli Jakarta sini , kebanyakan berasalah dari Provinsi Jawa Tengah , seketika terlintas di pikiran saya kenapa tidak tinggal di rumah yang saya tempati dan dari sinilah perjalanan saya di mulai tentang rahasia rumah yang saya tempati ini .....


Hay terima kasih sudah membaca cerita saya , tunggu kelanjutan cerita ini yang akan saya update setiap minggu tepatnya hari Selasa ya , jadi jangan lupa nih buat nandai halaman web saya , terima kasih.

0 Response to "Cerita Horor Rumah Berhantu di Ibu Kota Part 1"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel